Monday, September 9, 2013

Macam-macam Ideologi di Dunia

Konservatisme
Inti pemikiran:  Memelihara kondisi yang ada, mempertahankan kestabilan, baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. Tidak jarang pula bahwa pola pemikiran ini dilandasi oleh kenangan manis mengenai kondisi kini dan masa lampau.
Filsafatnya: Bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. Oleh karena itu, sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap, tanpa menggoncang struktur sosial politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan.
Landasan pemikiran: Bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. Oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat.
Sistem pemerintahan: demokrasi, otoriter.
Positif : Berkembang secara bertahap sesuai dengan kemampuan suatu negara.
Negatif : Masyarakat di atur oleh aturan yang ketat sehingga aspirasi mereka kurang di perhatikan



Anarkisme
Inti pemikiran: Menciptakan masyarakat tanpa hirarkis.
Landasan pemikiran: Ketiadaan aturan-aturan, adalah sebuah format yang dapat diterapkan dalam sistem sosial dan dapat menciptakan kebebasan individu dan kebersamaan sosial. Anarkis melihat bahwa tujuan akhir dari kebebasan dan kebersamaan sebagai sebuah kerjasama yang saling membangun antara satu dengan yang lainnya.
Sistem Pemerintahan : Sosialis tanpa pemerintahan
Positif: Tidak ada pengekangan, tidak ada perbedaan antara pemimpin dan bawahan karena tidak adanya sistem pemerintahan yang mengatur.
Negatif: Metode gerakan dengan menggunakan aksi langsung (perbuatan yang nyata) sebagai jalan yang ditempuh, yang berarti juga melegalkan pengrusakan, kekerasan, maupun penyerangan. Selama hal tersebut ditujukan untuk menyerang kapitalisme ataupun negara.



Komunisme
Inti pemikiran : Perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas di masyrakat.
Landasan Pemikiran :
a. Penolakan situasi dan kondisi masa lampau, baik secara tegas maupun tidak.
b. Analisa yang cenderung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada.
c. Berisi resep perbaikan untuk masa depan.
d. Rencana-rencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda.
Sistem pemerintahan : Otoriter/totaliter/diktator.
Positif : Tidak ada perbedaan antar golongan,ras,dsb.
Negatif : Kekerasan sebagai dasar pemikiran,kemauman masyarakat tidak bisa di salurkan.


Marxisme
Inti pemikiran : Teori nilai tenaga kerja.
Filsafat : dialectical and historical materialism
Landasan pemikiran : Adanya ketidakadilan dan pemaksanan terhadap kaum buruh (Protelar) yang dipaksa untuk bekeraja berjam-jam dengan upah minimum dan hasil kerja mereka di nikamati oleh kaum kapitalis. Masalah ini timbul karena adanya kepemilikan pribadi dan pengusaaan kekayaan yang di dominasi oleh orang-orang kaya.
Sistem pemerintahan : -
Positif : Keadilan dalam kehidupan serta pemerataan terhadap segala hal.
Negatif : Pemberontakan terhadap kaum kapitalis sehingga negara sulit untuk berkembang.


Feminisme
Inti pemikiran : Emansipasi Wanita
Landasan Pemikiran : Bahwa wanita tidak hanya berkutat pada urusan wanita saja melainkan juga dapat melakukan seperti apa yangsi lakukan pria, wanita dapat melakukan apa saja.
Sistem pemerintahan : Demokrasi
Positif : Berkurangnya penindasan terhadap kaum perempuan
Negatif : Banyaknya perceraian dikarenakan kaum feminisme tidak mau diatur oleh pria sebagai suami karena adanya pengekaan terhadap mereka.


Fasisme
Inti pemikiran : Negara di perlukan untuk mengatur masyarakat.
Filsafat : Rakyat di perintah dengan cara-cara yang membuat mereka takut dan dengan demikian patuh pada pemerintah, kemudian, pemerintah mengatur segalanya mengenai apa yang di perlukan dan apa yang tidak di perlukan oleh rakyat.
Landasan pemikiran : Suatu bangsa perlu mempunyai suatau pemerintahan yang kuat dan berwibawa sepenuhnya atas berbagai kepentingan rakyat dan dalam hubungan dengan bangsa-bangsa lain.
Sistem pemerintahan : Otoriter
Positif : Negara mengatur semuanya sehingga rakyat tidak perlu susah untuk apapun.
Negatif : Rakyat harus patuh penuh terhadap pemerintah sehingga aspirasi mereka tidak di perdulikan, kemudian demokrasi dan hak asasi manusia di abaikan.


Demokrasi
Inti pemikiran : Kedaulatan di tangan rakyat.
Filsafat : menurut Dr. M. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi, yaitu:
a. Ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar, bahwa sistem ini dimaksudkan untuk kepentingan sosial dan bukan untuk kepentingan individu.
b. Unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi.
c. Opini Umum dan Pengaruhnya.
Landasan pemikiran : Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan, yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif.
Sistem pemerintahan : Demokrasi
Positif : Rakyat menentukan kemana negara akan di bawa.
Negatif : Negara akan rancu karena banyak ide dan paham yang muncul


Liberalisme
Inti pemikiran : Kebebasan individu
Landasan pemikiran : Bahwa manusia pada hakikatnya adalah baik, tanpa harus adanya pola-pola peraturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya.
Sistem pemerintahan : Demokrasi.
Positif : Kebebasan milik siapapun tanpa adanya aturan yang mengikat.
Negatif : Tidak adanya aturan,tidak adanya kehidupan bermasyarakat secara sosial.


Sosialisme
Inti pemikiran : Kolektifitas, kebersamaan, gotong royong.
Filsafat : Pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalam berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja, pemerataan kesempatan berusaha,dll).
Landasan pemikiran : Masyarakat dan pemerintahan adalah suatu pola kehidupan bersama, karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan kehidupan manusia akan lebih baik jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksanakn oleh negara.
Sistem pemerinahan : Demokrasi, otoriter
Positif : Negara akan berkembang karena adanya kerja sama dan saling mendukung antara satu dengan yang lain.
Negatif : Akan adanya kesalahpahaman karena ada sekelompok golongan yang menganggap mereka adalah golongan yang kaya, rakus, dan tamak.

Saturday, September 7, 2013

20 Transfer Termahal Real Madrid Sepanjang Masa

Untuk masuk jajaran pemain termahal di dunia, ada sejumlah syarat tidak tertulis. Selain pernah meraih trofi bergengsi di klubnya, pemain itu juga mesti mampu membawa negaranya berprestasi di kompetisi besar dunia. Setidaknya, patokan itulah yang digunakan Real Madrid ketika merekrut bintang-bintang berharga mahal.
Real Madrid memang klub yang paling berani menggelontorkan biaya yang besar untuk merekrut bintang-bintang baru. Dan banyak yang sudah menjad ilegenda hidup Real Madrid saat meninggalkan klub ini atau saat memilih Real Madrid sebagai klub terakhir yang dibelanya. Kebiasaan boros ini sebagian besar terjadi pada masa pemerintahan Presiden Florentino Perez. Di era Perez-lah pemain-pemian termahal di dunia lahir.
Berikut adalah 20 tranfer termahal yang pernah dilakukan Real Madrid untuk memenuhi ambisi besarnya.
No.
Nama Pemain
Harga
KlubAsal
1.
Gareth Bale
100 juta euro
Tottenham Hotspurs
2.
Cristiano Ronaldo
94 juta euro
Manchester United
3.
Zinedine Zidane
73,5 juta euro
Juventus
4.
Kaka
65juta euro
AC Milan
5.
Luis Figo
60juta euro
Barcelona
6.
Ronaldo Luiz da Lima
45 juta euro
Inter Milan
7.
Asier Illarramendi
39 juta euro
Real Sociedad
8.
David Beckham
37,5 juta euro
Manchester United
9.
Arjen Robben
36 juta euro
Chelsea
10.
Xabi  Alonso
35,4 juta euro
Liverpool
11.
Nicolas Anelka
35 juta euro
Arsenal
12.
Karim Benzema
35 juta euro
Olympique Lyon
13.
Angel di Maria
33 juta euro
Benfica
14.
Isco
30 juta euro
Malaga
15.
Fabio Coentrao
30 juta euro
Benfica
16.
Pepe
30 juta euro
Porto
17.
Luca Modric
30 juta euro
Tottenham Hotspurs
18.
Wesley Sneijder
27 juta euro
Ajax
19.
Sergio Ramos
27 juta euro
Sevilla
20.
Klaas-Jan Huntelaar
27 juta euro
Ajax


Sumber data: Transfermarkt